Rabu, 23 Juni 2010

Politik dan Hukum

MORAL POLITIK DAN HUKUM BANGSA INDONESIA


Tugas Individu UAS Oleh: Verdi Sukeiri


Pemerintah juga mengklaim bahwa Negara RI (Republik Indonesia) adalah negara hukum, yang dimaksudkan negara yang sangat menghormati dan menjunjung tinggi mengenai permasalahan pelanggaran – pelanggaran ketetapan yang sudah diberlakukan dan disepakati oleh para wakil – wakil rakyat yang berada di gedung senayan.

Tetapi dampak yang dapat kita telusuri sesuai dengan kenyataanya adalah polemik permasalahan yang ada dalam badan hukum di negara kita, banyak sekali oknum – oknum yang mencoba selalu mengedepankan nilai – nilai keuntungan pribadi ataupun kelompok tanpa memandang nilai hukum dan moralitas berbangsa dan bernegara.

Secara tak sadar pada masa rezim orde baru masyarakat di Indonesia terbuai dalam kemudahan mendapatkan sesuatu jika memberikan sesuatu, dalam artian kita akan mendapatkan apapun dengan mudah jika kita memakai cara suap ataupun menyogok pihak yang mempunyai kewajiban

dari massa tersebutlah timbul kecacatan di institusi pemerintah kita sampai bidang hukum yang dapat kita telaah saat ini.

Contoh saja seperti kasus para koruptor sebagai lintah rakyat yang tidak dapat di tangani dengan baik dan adil oleh pihak penegak hukum Negara ini, banyak koruptor yang tidak takut dengan hukum di Indonesia, karena mereka telah mempunyai solusi yang dinamakan uang. Saling memberi keuntungan adalah cerminan institusi hukum dan pemerintahan RI pada saat ini.

Politik yang selalu ujung – ujungnya mencelakakan rakyat adalah salah satu kebudayaan buruk negara Indonesia yang sedang berkembang pada saat ini, politisasi yang berkesinambungan hanya menguntungkan kepentingan partai dan kelompok saja dan jarang sekali memihak kepentingan kemajuan perkembangan negara dan kesejahteraan rakyatnya.

Sampai detik ini secara keseluruhan saya sebagai mahasiswa dan secara pribadi mencoba memantau perkembangan Negara kita saat ini khususnya di Jakarta sangat melihat kemunduran nilai moralitas masyarakat kita yang di karenakan tidak diperhatikan oleh pemerintah sebagai wadah mereka sehingga mereka melakukan hal yang dapat membuat diri mereka dapat bertahan di ibukota, khususnya bagi pendatang dari desa yang ingin menetap di Jakarta tetapi tidak memiliki apa – apa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar