Rabu, 23 Juni 2010

Media Online


JADI ‘GANTENG’ LEWAT INTERNET DAN MEDIA ONLINE!!!

Tugas Individu UAS Oleh: Firmansyah




Perempuan cantik dan menarik, dengan rambut sebahu, berkulit putih, dan tinggi badan yang termasuk tinggi untuk seusianya, sebut saja dia Bunga. Bunga bertanya kepada saya:

Friendster lu apa, man?”,

Apaan tuh?. Jawab saya, polos dan datar.

Bunga menutup mulutnya, menahan tawa. Bunga yang memang baik, mencoba menjelaskan apa itu Friendster , tapi apa mau dikata, saya saat itu memang betul – betul asing dengan hal semacam itu (internet).

Saya sukses jadi cupu di depan Bunga.

Saya sukses terlihat bodoh di depan wanita yang sukai, terlihat bodoh di depan perempuan yang kita sukai selalu menimbulkan kekecewaan yang dalam. Lebih baik berkelahi dengan dua orang preman pasar, daripada mengalami hal tersebut.

Pelangi selalu terbit setelah hujan badai, bintang – bintang indah baru terlihat saat malam hari, ketika langit mulai gelap. Setelah ”tragedi” itu, saya belajar untuk mengenal internet. Ironis memang, motivasi saya ketika itu adalah tidak ingin mengulangi kejadian pahit yang saya alami, saya ingin terlihat keren, ”ganteng” dan hebat. Wanita memang luar biasa, saya jadi teringat akan sebuah

Ungkapan:

” Dibalik pria hebat, ada wanita luar biasa dibelakangnya”

Saya mau hebat, ya, saya mau jadi orang hebat dengan mempelajari internet dan menguasainya. Sounds great. Roda waktu bergulir dengan cepat, bergulir dengan kecepatan yang bahkan tidak bisa saya prediksikan sebelumnya. Sejak saat itu (sampai saya menulis tulisan ini), semakin hari saya semakin menikmati hari-hari saya dengan didamping oleh tehnologi, dalam hal ini adalah internet.

Dahulu, saya kira internet adalah Friendster, saya betul – betul keliru untuk hal yang satu ini. Salah besar. Friendster atau situs pertemanan sejenis yang sekarang happening, Facebook dan Twitter, hanyalah sebagian kecil dari banyak hal luar biasa yang bisa ditawarkan oleh internet. Banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil, 24 jam sehari semalam tidak akan cukup untuk menyebutkan satu persatu manfaat dan ilmu yang kita peroleh dari media ini. Pada saat ini, saya lebih tertarik untuk mengkritisi tentang media online, sebuah revolusi dalam industri komunikasi, lompatan berarti globalisasi tehnologi.

Belakangan, industri media online semakin menunjukkan ekstensinya, mulai banyak portal – portal online yang menawarkan suatu web dengan menawarkan suatu pengalaman berbeda dalam mengakses sebuah berita. Mengapa bisa dikatakan berbeda? Karena sifatnya adalah media online, pembaca akan disajikan berita yang sangat up – to – date. Mungkin hal ini terdengar tidak terlalu istimewa, karena sebelumnya kita bisa mendapatkan berita yang cepat melalui media lain, seperti radio. Tentu, seperti yang kita semua ketahui, radio, hanya mengandalkan suara dalam menyampaikan informasi, tanpa ada dukungan visual sedikitpun, dan ini bukan favorite semua orang.


Media Online dan Gaya Hidup.

Sejak mengenal media online, ayah saya berhenti berlangganan surat kabar, beliau pada akhirnya lebih memilih untuk mengakses berita melalui internet, dengan alasan lebih praktis dan lebih menarik. Pergeseran lifestyle atau gaya hidup sedikit banyak telah mengubah kebiasaan seseorang, semua orang ingin segala sesuatu yang lebih simpel, efektif, dan efisien. Media online mampu menyajikan ekspektasi yang tinggi akan hal tersebut.

Suwarjono, Managing Director VivaNews, memprediksikan bahwa era kejayaan surat kabar akan segera berakhir dan dengan trend yang mengarah kepada modernisasi tehnologi, seperti penggunaan internet, masyarakat akan berbondong – bondong beralih ke media online. Prediksi bahwa era kejayaan surat kabar akan segera berakhir, memang bukan tanpa alasan yang konkrit. Media online memiliki point of interest. Salah satu sifat dari media online adalah interaksi antara pembaca dan portal media online tersebut bisa berlangsung secara dua arah, dan terjadi dengan instan! Maksudnya adalah, dalam sebuah pemberitaan di media online, pembaca langsung bisa memberi komentar, mengkritisi, atau bahkan mengkoreksi berita yang sedang mereka baca.

Praktis, dinamis, dan menunjang produktifitas serta efisien, itulah hal yang menarik dari media online. Faktanya, orang akan terlalu sibuk untuk membawa koran, lalu ”harus” membacanya dengan beranjak dari layar komputer. Khalayak semakin cerdas untuk memilih sarana yang mampu menyampaikan berita dan hiburan dengan keseimbangan antara kecepatan, kepraktisan, dan terobosan.

Gaya hidup modern, biasanya, akan didampingi oleh kreativitas, 10 tahun yang lalu, pada saat internet dan media online belum booming seperti sekarang, kita sering mendengar istilah ”diary” . Betul, orang kreatif dan gemar menulis khususnya, sering mencurahkan pemikirannya melalui diary miliknya, Pada situasi dan kondisi tertentu, orang ingin menyampaikan pikirannya melalui tulisan yang mereka buat. Namun, mereka akan kesulitan untuk mempublikasikan karena belum ada media yang bisa memfasilitasinya. Jawaban dari pertanyaan tersebut mulai terkuak, bagaimana orang bisa menulis dan mempublikasikannya dengan cepat dan luas, yaitu dengan blog.

Sesungguhnya, menarik sekali melihat manfaat yang bisa diberikan oleh blog, pada saat ini ada beberapa website yang menyediakan sarana bagi kita yang ingin menulis, beberapa nama yang sudah akrab atau setidaknya memiliki user interface yang sederhana dan mudah untuk dioperasikan adalah, blogger.com, wordpress.com, dan multiply.com. Blog seperti sebuah ”jalan keluar”, solusi dan jawaban atas pertanyaan bagi para khalayak modern yang ingin mengaktualisasikan pemikirannya lewat tulisan dan mempublikasikannya secara cepat dan efisien. Saya sendiri, sebagai generasi muda yang penuh semangat dan memiliki cita –cita menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain (amin), sangat antusias ketika pertama kali berkenalan dengan blog.

Perlahan, sedikit demi sedikit, saya mulai menguasai blog, dan kebetulan saya memilih untuk menggunakan blogger.com. Sebetulnya, baik blogger.com, multiply.com, atau pun wordpress.com memiliki fitur yang sama, ini hanya masalah selera dan comfort. Pada saat ini, saya memiliki dua blog pribadi, yaitu:

http://firman10.blogspot.com/

http://mygoldenchocolate.blogspot.com/

Lalu satu lagi yang saya kelola bersama teman – teman saya:

http://fikomuntar-kapitaselekta2010.blogspot.com/

Blog yang pertama, firman10.blogspot.com merupakan cerita harian , disitu saya menulis hal –hal dalam hidup, dalam perspektif komedi, saya menulis itu dengan sudut pandang lain, dalam blog itu, saya melihat tantangan – tantangan hidup sebagai suatu “hiburan”. Blog kedua, Golden Chocolate, adalah suatu media untuk mempromosikan bisnis saya, saya memulai bisnis ini pada awal tahun 2009, dan berjalan hingga sekarang. Strategi marketing seperti ini biasa kita sebut dengan istilah e – commerce. Blog ketiga, fikom untar – kapita selekta2010 merupakan blog kolektif bersama teman – teman saya sebagai salah satu tugas kami untuk mata kuliah Kapita Selekta. Berikut akan saya tampilkan screenshot blog – blog di atas.

Begitu beragamnya manfaat yang bisa kita dapatkan dari blog, saya bisa rasakan langsung manfaatnya.. Saya menggunakan blog dengan tujuan yang berbeda – beda, ada yang mengaktualisasikan pemikiran suka – suka, ada yang saya gunakan sebagai media promosi bisnis, dan di blog terakhir adalah salah satu tugas kuliah yang menarik, dimana kita di wajibkan untuk membuat tulisan mengenai apa yang telah kita pelajari selama perkuliahan, hal positif lainnya adalah ini sama saja dengan berbagi ilmu, siapapun yang mengakses blog tersebut akan mendapatkan informasi yang semoga, bermanfaat.

Sebetulnya, masih ada yang bisa kita manfaatkan dari fasilitas yang disediakan oleh blog, ini adalah suatu ide brilian dan betul – betul suatu revolusi yang bahkan tidak bisa kita pikirkan sebelumnya, yaitu Google Adsense. Ini adalah suatu penawaran yang begitu menggoda, bagaimana tidak, fitur yang dikembangkan oleh salah satu raksasa internet ini akan “menggaji” anda, kalkulasi honor yang akan anda terima anda adalah berdasarkan pengunjung yang mengunjungi blog anda, semakin banyak yang meng-klik blog anda, semakin bertambah pula pendapatan anda. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar blog kita bisa “diterima” oleh Google dan menarik banyak orang berkunjung ke blog kita, sehingga mendapatkan income yang menarik, yaitu:

  1. Blog minimal sudah berusia 3 bulan atau lebih.
  2. Jangan menggunakan tanda petik untuk kalimat – kalimat populer, seperti ”sex”, karena tanda petik akan menghalangi Search Engine untuk menemukannya, yang pada akhirnya blog anda tidak terlalu dikenal.
  3. Disarankan untuk menggunakan Bahasa Inggris sebagai pengantar blog anda, seperti yang kita tahu, ini adalah bahasa universal, dan Google lebih memprioritaskan blog dalam Bahasa Inggris.
  4. Pilih suatu topik bahasan yang jarang ada, contohnya adalah mengenai travelling.
  5. Update blog sesering mungkin.
  6. Rajin mempromosikan blog lewat jejaring sosial atau lewat forum – forum diskusi.

Banyak sekali hal yang bisa kita eksplorasi, begitu banyak informasi,

Semua akan kembali kepada kita sebagai user, apakah kita masuk ke bagian masyarakat yang betul – betul memanfaatkan tehnologi sebagai bekal untuk kehidupan yang lebih baik, atau kita lebih memilih untuk acuh. Tehnologi media, tak pelak adalah suatu ’senjata’ ampuh untuk kemajuan diri. Berikut ini adalah 20 website paling populer dan bermanfaat di Indonesia pada tahun 2010:

  1. Facebook
  2. Google.co.id
  3. Yahoo!
  4. Google.com
  5. Blogger.com
  6. YouTube
  7. WordPress.com
  8. Friendster
  9. Detik.com
  10. Kaskus.us – Komunitas Indonesia
  11. Wikipedia
  12. Kompas.com
  13. Detiknews.com
  14. RapidShare
  15. 4shared
  16. Multiply.com
  17. Klik BCA
  18. Detik Sport
  19. Microsoft Network (MSN)
  20. Okezone.com

Sumber: www.alexa.com


Pria – pria yang sukses jadi ”ganteng”

Sesuai judul dari essai ini, “Jadi Ganteng Lewat Internet dan Media Online” , faktanya adalah, sudah banyak contoh pribadi yang sukses dengan mencintai dan berkomitmen untuk menjadikan internet dan media online sebagai jalan hidupnya, seperti, Mark Zuckerberg (Facebook), Steve Chen dan Chad Hurley (YouTube), Sergey Brin dan Larry Page (Google), David Fillo dan Jerry Yang (Yahoo), Andrew Darwis (Kaskus) dan masih banyak lagi kisah sukses lainnya.. yang dimana kesuksesan telah mengubah mereka jadi “ganteng”.

Sangat – sangat menarik ketika melihat perjalanan hidup mereka yang dengan sepenuh hati mencintai lalu tanpa disadari telah mencapai kesuksesan, yang sesungguhnya, mereka sendiripun tidak pernah memprediksikan sebelumnya. Mereka menjalaninya selangkah demi selangkah.

Menjalani hidup seperti menaiki tangga, kita tidak perlu melihat seluruh anak tangga, yang perlu kita lakukan hanyalah melangkah di setiap anak tangga dengan penuh keyakinan.., atau saya sering menganalogikan menjalani hidup dengan perjalanan keluar kota dengan mengendarai sebuah mobil, dan kita sebagai pengemudinya. Hidup tidak bisa ditebak, begitupula dengan keadaan jalan ke luar kota, kita tidak tahu, seperti apa jalan yang akan kita tempuh, tapi kita tahu bahwa kita akan sampai ke tempat tujuan. Mata kita paling jauh hanya bisa melihat 5 meter ke depan, tetapi setelah 5 meter akan ada 5 meter selanjutnya, dan begitu seterusnya hingga akhirnya kita sampai ke tempat tujuan, yang telah kita bayangkan dan yakini sebelumnya di hati dan pikiran. Seketika saya bertanya kepada diri sendiri, sudah samapi dimanakah saya? Apakah saya sudah cukup “ganteng”, sehingga kejadian memalukan beberapa tahun silam tidak terulang lagi? Entahlah.. Yang pasti saya akan terus mencoba dan mencoba.. karena, saya mencintai media online. Saya ingin jadi...’ganteng’.

Media Online

PLUS MINUS DUNIA ONLINE.

Tugas Individu UAS Oleh: RM M Achdiyatma Reza




Dewasa ini ketika berjalan dikota-kota besar di Indonesia khususnya Jakarta tidak jarang kita temui banyak warga Jakarta yang sekedar duduk-duduk di restoran atau cafe untuk beristirahat dan menikmati makanan. Apabila diperhatikan kembali, biasanya beberapa dari orang tersebut membawa laptop atau komputer jinjing. Begitulah sebagian besar kehidupan masyarakat zaman ini, mereka mengoperasikan laptop dari untuk mengerjakan tugas, kerjaan, sampai hanya sekedar berinternet ria. Tidak hanya melalui laptop, banyak kita jumpai sekarang ini untuk mengakses internet juga bisa dilakukan melalu handphone. Semua ini sudah menjadi gaya hidup yang lumrah.

Masyarakat pada umumnya hampir menggunakan seluruh kegunaan dari Internet seperti melakukan transaksi online, proses tukar menukar informasi dan sebagainya. Dari situs www.alexa.com kita bisa mengetahui ternyata situs yang paling banyak dikunjungi masyarakat Indonesia adalah facebook, berarti orang Indonesia mayoritas masih menggunakan Internet untuk beraktifitas untuk jejaring sosial. Dengan kemajuan teknologi seperti ini tentu saja pasti ada minusnya, bisa diambil contoh seperti kasusnya “Evan Brimob”. Evan adalah seorang anggota brimob yang melalui akun facebooknya memasang status “Polri gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri. Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil..”. akibat dari perbuatannya itu, yang bersangkutan harus berurusan dengan divisinya untuk dilakukan pemeriksaan dan sanksi.

Kasus yang lainnya seperti kasus pencemaran nama baik yang dilakukan melalui media-media online seperti surat pembaca di internet. Ini tentunya membutuhkan acuan hukum yang bisa membuat dunia internet berjalan sehat, untuk itu disahkannya UU ITE diharapkan bisa digunakan sebagai panduan-panduan untuk internet.

Disamping keburukan internet tadi, ternyata masih banyak sekali “plus” atau kelebihan dari internet. Contohnya adalah sekarang ini banyak bermunculan media online seperti situs-situs berita Detik.com, Kompas.com, Okezone.com. situs seperti ini melakukan update hampir setiap saat setiap ada berita baru. Dengan kehadiran situs ini membuat beberapa orang sudah melupakan harian surat kabar edisi cetak dan beralih ke surat kabar online. Namun demikian, diantara kelebihan media online yang serba cepat masih ada kritikan dari pembaca seperti media online tersebut terkesan ingin menampilkan berita tercepat sehingga keakuratan berita tersebut menjadi nomer kesekian.

Keuntungan yang bisa dilihat juga adalah bagaimana saat ini internet melalui media-media onlinenya telah membantu manusia untuk melakukan interaksi komunikasi dengan cepat. Nah, sekarang tinggal bagaimana kitanya sendiri sebagai pengguna internet apakah mau menggunakan internet secara negatif atau menggunakan internet secara positif untuk kemajuan dunia maupun manusia itu sendiri.

Semiotik Iklan



PENYAKIT BAGI PARA PEROKOK.

Tugas Individu UAS Oleh: Okky Wijaya



Rokok adalah sejenis silinder dari kertas yang berisi daun-daun tembakau yang sudah diracik dengan menggunakan selai khusus rokok. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya. Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.

Merokok juga dapat menimbulkan penyakit yang berbahaya, perokok pasif lebih berbahaya dari perokok aktif. Rokok memiliki dampak yang sangat buruk, sebab rokok merusak hampir seluruh organ tubuh manusia, oleh karena itu merokok dapat menimbulkan berbagai macam penyakit yang sangat banyak, misalnya kanker dan penyakit jantung. Dampak buruk merokok bagi kesehatan ini biasanya akan muncul dalam jangka waktu yang lama, di atas 5 tahun.

Berikut adalah penyakit-penyakit dan gangguan kesehatan pada organ tubuh yang disebabkan oleh kebiasaan merokok.

Kanker :

· Paru-paru (lung cancer)

· Oral cavity

· Pharynx

· Larynx

· Oesophagus (squamous cell carcinoma)

· Oesophagus (adenocarcinoma)

· Pancreas

· Urinary bladder

· Renal pelvis

· Kidney (renal cell carcinoma)

· Stomach

· Uterine cervix

· Granulocytic cells of bone marrow (myeoloid leukaemia)

· Nasal cavities

· Nasal sinuses

· Liver

Sistem Pernafasan :

· Chronic obstructive pulmonary disease (COPD)

· Acute respiratory illnesses including pneumonia

· Premature onset of and an accelerated decline in lung function

· All major respiratory symptoms in adults, including coughing, phlegm, wheezing & dyspnoea

· Poor asthma control

Sistem Kardiovaskular :

· Coronary heart disease (CHD)

· Cerebrovascula disease

· Aortic aneurysm

· Peripheral arteria

Penyakit lainnya :

· Gastric ulcer

· Cataract

· Periodontitis

· Duodenal ulcer

· Adverse surgical outcomes related to wound healing and respiratory complications

· Hip fracture

· Reduced fertility in females

· Crohn's disease

· Age-related macular degeneration

· Tobacco amblyopia

· Osteoporosis

Gangguan sistem pernafasan khusus pada bayi / anak, yang ibunya merokok:

· Impaired lung growth

· Early-onset of lung function decline

· Respiratory symptoms including coughing, phlegm, wheezing dyspnoea

· Asthma-related symptoms (wheezing)

Sistem Reproduksi Wanita :

· Pregnancy complications

· Preterm delivery and shortened gestation

· Foetal growth restrictions and low birth weight

· Sudden infant death syndrome (SIDS)


Dampak positif dari merokok belum ditemukan di dalam sebuah artikel atau opini publik kecuali keuntungan bagi produsen dan pedagangnya. Yang ada adalah himbauan dan seruan dari berbagai pihak untuk menghindari yang namanya rokok. Namun demikian, sampai hari ini, meskipun sudah banyak himbauan dan peringatan akan bahaya merokok, tetapi tetap saja banyak orang di muka bumi ini yang merokok.

Padahal, semua orang tahu bahwa dampak negatif dari merokok sangat banyak dan beragam bagi kesehatan tubuh manusia. Seperti kandungan tar, nikotin, zat, dan gas kimia dalam rokok sudah menjadi rahasia umum berpotensi membenihkan sekian penyakit. Di bungkusnya saja sudah ada peringatan.


Komunikasi kesehatan dan advokasi media




INDONESIA PENUH ASAP ROKOK!!!

Tugas Individu UAS Oleh: Kelvin



Jika anda menghadiri sebuah acara musik ataupun sebuah pameran akbar,maka anda akan melihat bahwa dibalik mewahnya acara tersebut ada sponsor –sponsor yang sangat tidak asing bagi kita. Sebuah industri raksasa yang berdiri kokoh menyokong suksesnya acara tersebut. Sebenarnya industri raksasa itu telah merenggut banyak nyawa masyarakat Indonesia, tanpa pandang bulu,status sosial,umur dan lain–lain. Selain itu apabila kita menyaksikan tayangan iklan di televisi, tidak pernah luput dari yang namanya iklan rokok. Baik siang maupun malam tanpa mengenal waktu, iklan rokok telah menjadi makanan pokok bagi penonton Indonesia. Seakan-akan iklan tersebut adalah sebuah iklan kesehatan yang kehadirannya memberikan manfaat. Padahal seperti yang kita ketahui bahwa efek dari iklan tersebut justru bersifat negatif.

Sebenarnya iklan rokok adalah sebuah contoh eksploitasi media yang bersifat komersiil. Iklan rokok hanyalah salah satu dari segelintir iklan yang sebenarnya kurang memberikan manfaat tetapi terus ditayangkan. Masyarakat dipaksa untuk menonton dan mencerna isinya. Hal ini akan berakibat buruk apabila isi pesan yang disampaikan tidak bisa ditangkap atau salah dipersepsikan oleh penonton. Seperti yang kita ketahui bahwa iklan rokok biasanya sangat kreatif walaupun tidak secara langsung menceritakan produk apa yang dijualnya.

Sebenarnya apabila kita bercermin pada standar kualitas pencernaan masyarakat Indonesia,maka kita akan tahu bahwa tidak semua orang bisa mencerna iklan rokok tersebut tanpa terpengaruh sedikitpun. Sedikit atau banyak yang namanya iklan selalu bersifat membujuk dan mempengaruhi. Tetapi justru iklan semacam ini lah yang muncul dalam berbagai media di Indonesia baik di televisi, radio, majalah, internet dan lain sebagainya. Bisa dihitung bahwa dalam satu hari saja, iklan rokok bisa muncul berkali-kali tayang. Dan kebanyakan industri rokok lah yang justru yang paling berani dalam membayar media untuk mempromosikan produk mereka

Tampaknya pemerintah kita kurang tegas dalam menanggapi hal tersebut. Padahal apabila kita membandingkan dari negara tetangga maka kita akan melihat dimana pemerintah negara tersebut sangat kritis dalam menanggapi perihal iklan rokok. Salah satunya adalah Singapura, negara tetangga kita ini dikenal keras dalam menekan jumlah perokok dalam negaranya. Mereka (pemerintah) begitu peduli terhadap setiap iklan rokok yang akan ditayangkan oleh medianya. Pemerintah Singapura secara terang-terangan melarang iklan rokok tersebut beredar melalui televisi dan radio sejak tahun 1971. Selain itu juga dikenakan pajak yang sangat tinggi dalam produk rokok dan sangsi yang sangat keras kepada perokok di bawah umur. Di ASEAN, hanya Indonesia dan Kamboja yang masih memperbolehkan penayangan iklan rokok di televisi.

Hal tersebut tentu saja harus menjadi contoh bagi pemerintah kita dalam menekan propaganda iklan rokok di media. Sungguh disayangkan apabila harga sebuah kehidupan harus dipertaruhkan demi keuntungan semata. Mereka hanya melihat bahwa iklan rokok cukup menguntungkan buat perekonomian Indonesia selaku produsen tembakau terbesar tanpa mau melihat dari segi humanisnya. Terbukti bahwa berdasarkan hasil survey orang-orang terkaya di Indonesia,mereka yang kekayaannya terus bertahan adalah mereka yang berada dibelakang pasar tembakau ini. Sungguh ironis dan menyedihkan.

Rokok merupakan masalah kesehatan yang cukup besar bagi masyarakat. Larangan menyeluruh terhadap iklan rokok merupakan bagian penting dari upaya menekan jumlah perokok dan juga menjadikan “Tidak Merokok” sebagai bagian dari norma sosial. Karakteristik iklan rokok memang tidak pilih kasih bisa menyasar siapa saja,tidak peduli itu si kaya atau si miskin. Bila yang tersasar adalah orang kaya, lanjutnya, itu bukan masalah. Tetapi apabila mengenai orang miskin,maka mereka akan menjadi lebih miskin lagi.

Politik dan Hukum

MORAL POLITIK DAN HUKUM BANGSA INDONESIA


Tugas Individu UAS Oleh: Verdi Sukeiri


Pemerintah juga mengklaim bahwa Negara RI (Republik Indonesia) adalah negara hukum, yang dimaksudkan negara yang sangat menghormati dan menjunjung tinggi mengenai permasalahan pelanggaran – pelanggaran ketetapan yang sudah diberlakukan dan disepakati oleh para wakil – wakil rakyat yang berada di gedung senayan.

Tetapi dampak yang dapat kita telusuri sesuai dengan kenyataanya adalah polemik permasalahan yang ada dalam badan hukum di negara kita, banyak sekali oknum – oknum yang mencoba selalu mengedepankan nilai – nilai keuntungan pribadi ataupun kelompok tanpa memandang nilai hukum dan moralitas berbangsa dan bernegara.

Secara tak sadar pada masa rezim orde baru masyarakat di Indonesia terbuai dalam kemudahan mendapatkan sesuatu jika memberikan sesuatu, dalam artian kita akan mendapatkan apapun dengan mudah jika kita memakai cara suap ataupun menyogok pihak yang mempunyai kewajiban

dari massa tersebutlah timbul kecacatan di institusi pemerintah kita sampai bidang hukum yang dapat kita telaah saat ini.

Contoh saja seperti kasus para koruptor sebagai lintah rakyat yang tidak dapat di tangani dengan baik dan adil oleh pihak penegak hukum Negara ini, banyak koruptor yang tidak takut dengan hukum di Indonesia, karena mereka telah mempunyai solusi yang dinamakan uang. Saling memberi keuntungan adalah cerminan institusi hukum dan pemerintahan RI pada saat ini.

Politik yang selalu ujung – ujungnya mencelakakan rakyat adalah salah satu kebudayaan buruk negara Indonesia yang sedang berkembang pada saat ini, politisasi yang berkesinambungan hanya menguntungkan kepentingan partai dan kelompok saja dan jarang sekali memihak kepentingan kemajuan perkembangan negara dan kesejahteraan rakyatnya.

Sampai detik ini secara keseluruhan saya sebagai mahasiswa dan secara pribadi mencoba memantau perkembangan Negara kita saat ini khususnya di Jakarta sangat melihat kemunduran nilai moralitas masyarakat kita yang di karenakan tidak diperhatikan oleh pemerintah sebagai wadah mereka sehingga mereka melakukan hal yang dapat membuat diri mereka dapat bertahan di ibukota, khususnya bagi pendatang dari desa yang ingin menetap di Jakarta tetapi tidak memiliki apa – apa.